Senin, 29 Agustus 2016

Instalasi Odoo / OpenERP 9 pada Ubuntu

Perlu anda ketahui bahwa Odoo 9 dilengkapi dengan Fitur E-Commerce yang terintegrasi dengan modul-modul yang ada di dalamnya. Nah pertanyaan yang sering muncul dari beberapa teman saya adalah bagaimana langkah untuk mem-publish All in One Odoo di Internet (termasuk fitur E-Commerce yang terintegrasi secara penuh dengan modul-modul lainnya) dengan tujuan untuk memiliki sebuah website E-Commerce sekaligus mengelola Keuangan beserta Aset perusahaan.

Langkah-Langkah yang dimungkinkan ada 2:

1. Anda menyewa bandwidth dari Internet Service Provider (ISP) semisal dari TELKOM, Biznet, MNC, G-Media dll.

Bandwidth yang direkomendasikan disini bukan yang bersifat Upto dengan Dynamic IP (seperti yang sering anda temui di iklan-iklan ISP murah), melainkan paket bandwidth yang bersifat dedicated dengan Static IP Public. Tujuannya adalah jaminan kecepatan yang stabil dan kemudahan mengelola IP dan domain. Perlu diingat bahwa Odoo bukan hanya website E-Commerce, tetapi juga ERP dengan banyak modul yang memungkinkan Pengelolaan Keuangan dan Aset perusahaan dalam satu aplikasi, dan tentu saja setiap departemen perusahaan dapat diberi kewenangan masing-masing untuk meng-akses aplikasi ini. Inilah yang menjadikan kestabilan bandwidth menjadi mutlak diperlukan, bayangkan bila terdapat 10 user yang meng-akses bagian dalam perusahaan (diluar user E-Commerce) tentu anda tidak mau pembuatan surat mutasi gudang atau pembuatan invoice terganggu gara-gara masalah kekurangan bandwidth kan.

Dan dedicated bandwidth yang saya maksudkan diatas sama sekali tidak murah...!! Sepengetahuan saya harga dedicated bandwidth 2 - 10Mbps ada di kisaran 2 - 20 Juta Rupiah/Bulan. Anda bisa bandingkan dengan iklan-iklan paket bandwidth murah di berbagai media seperti Telkom Indihome, MNC Play dll dimana untuk paket Upto 10Mbps harganya ada di kisaran 200-500ribuan saja/Bulannya.

Setelah permasalahan bandwidth teratasi, anda bebas mau install Aplikasi Odoo di Windows atau Linux, lalu anda tinggal beli domain dan dipasangkan ke alamat IP Public dari ISP yang anda sewa.

2. Anda menyewa sebuah Virtual Private Server (VPS) dari Perusahaan penyedia Hosting misalnya Niagahoster, Rumahweb dll.

Untuk Opsi kedua ini anda tidak perlu repot memikirkan bandwidth, dan maintenance hardware server, karena seolah-olah anda memiliki server pribadi yang dapat anda akses dari mana saja asalkan punya koneksi internet yang cukup.

Harga yang ditawarkan teknologi VPS ini tergolong terjangkau, paling murah ada di kisaran 150ribu-an/Bulan tergantung spesifikasi hardware dan bandwidth yang anda pilih. Jadi untuk awal implementasi Odoo, paling tidak anda membutuhkan dana 150ribu/Bulan plus pembelian domain 200-400ribu/Tahun.

Permasalahan yang timbul dari VPS ini adalah sebagian besar perusahaan/situs yang menyewakannya hanya menggunakan OS Linux dan tidak menyertakan OS Windows (mungkin karena pertimbangan biaya licensi Windows yang cukup mahal dan berimbas ke harga jual VPS yang juga lebih mahal ketika memilih menggunakan VPS berbasis Windows).

Untuk alasan itulah kali ini kita akan sama-sama belajar instalasi Odoo/OpenERP 9 di OS berbasis Linux khususnya Ubuntu.
Langkah-langkah ini sudah saya coba dan berhasil di OS Ubuntu versi 14.04LTS, 15.10, dan 16.04 LTS. Sebelum mengikuti tutorial ini, saya asumsikan anda sudah berhasil meng-install Ubuntu pada PC atau bisa juga di Virtual machine supaya lebih aman.



Bagaimana langkah-langkahnya? Langsung saja...

1. Membuat Odoo user :
sebelumnya anda gunakan user account root untuk ubuntu dengan mengetik di terminal

sudo su root

anda akan diminta memasukkan password
Lalu ketik perintah untuk membuat user Odoo

adduser --system --quiet --shell=/bin/bash --home=/opt/odoo --gecos 'odoo' --group odoo

2. Membuat directory untuk config file dan logs

mkdir /etc/odoo/

mkdir /var/log/odoo/

mkdir /opt/odoo/odoo/

3. Menginstall aplikasi-aplikasi terbaru yang dibutuhkan untuk menjalankan odoo, termasuk database postgreSQL terbaru versi 9.5

apt-get update && apt-get upgrade -y && apt-get install postgresql postgresql-server-dev-9.5 build-essential python-imaging python-lxml python-ldap python-dev libldap2-dev libsasl2-dev npm nodejs git python-setuptools libxml2-dev libxslt1-dev libjpeg-dev python-pip gdebi -y

4. Cloning/copy odoo dari github.com ke directory opt/odoo/odoo, ketikan perintah

git clone --depth=1 --branch=9.0 https://github.com/odoo/odoo.git /opt/odoo/odoo

langkah ini membutuhkan waktu yang cukup lama tergantung koneksi internet anda.
atau bisa juga dengan download file di sini lalu copy secara manual di directory opt/odoo/odoo

5. Memberi akses ke user odoo untuk install requirements.txt dari odoo

chown odoo:odoo /opt/odoo/ -R

chown odoo:odoo /var/log/odoo/ -R

cd /opt/odoo/odoo && pip install -r requirements.txt

jika mengalami error di langkah ini, buka file requirements.txt dan hilangkan semua versi dari aplikasi yang tertera (contoh : babel==1.2.3 diubah menjadi -> babel).

6. Menginstall nodejs

npm install -g less less-plugin-clean-css -y && sudo ln -s /usr/bin/nodejs /usr/bin/node

7. Menginstall wkhtmltopdf untuk mengkonversi report-report dari Odoo berbentuk html ke pdf (misalnya invoice, mutasi barang dll)

cd /tmp && wget http://download.gna.org/wkhtmltopdf/0.12/0.12.2.1/wkhtmltox-0.12.2.1_linux-trusty-amd64.deb && sudo gdebi -n wkhtmltox-0.12.2.1_linux-trusty-amd64.deb && rm wkhtmltox-0.12.2.1_linux-trusty-amd64.deb

Selanjutnya ketik

sudo ln -s /usr/local/bin/wkhtmltopdf /usr/bin/ && ln -s /usr/local/bin/wkhtmltoimage /usr/bin/ 

8. Menginstall GeoIP (optional saja, tidak dilakukan tidak apa-apa) yang fungsinya sebagai acuan untuk mengidentifikasikan lokasi geografis sebuah obyek.

wget -N http://geolite.maxmind.com/download/geoip/database/GeoLiteCity.dat.gz && gunzip GeoLiteCity.dat.gz && mkdir /usr/share/GeoIP/ && mv GeoLiteCity.dat /usr/share/GeoIP/

9. Membuat User untuk database PostgreSQL

sudo su - postgres -c "createuser -s odoo"

10. Membuat odoo configuration file

sudo su - odoo -c "/opt/odoo/odoo/odoo.py --addons-path=/opt/odoo/odoo/addons -s --stop-after-init"

Kemudian ketik,

sudo mv /opt/odoo/.openerp_serverrc /etc/odoo/openerp-server.conf

11. Menjadikan odoo sebagai services

sudo cp /opt/odoo/odoo/debian/init /etc/init.d/odoo && chmod +x /etc/init.d/odoo

sudo ln -s /opt/odoo/odoo/odoo.py /usr/bin/odoo.py

sudo update-rc.d -f odoo 20 2 3 4 5

12. Restart service odoo

sudo service odoo restart

13. Selesai, anda bisa buka browser dan ketikkan alamat localhost:8069 atau ipaddres:8069



Jika semua lancar tidak ada error seharusnya anda sudah bisa mengakses odoo seperti gambar diatas.


Sekian...

Kamis, 11 Agustus 2016

Instalasi Odoo/OpenERP 9 Pada Windows

Melanjutkan postingan saya sebelumnya tentang Odoo, sekarang saatnya kita mencoba melakukan instalasi Odoo 9.

Yang pertama harus diketahui, Aplikasi Odoo support dan dapat digunakan pada :
  • Sistem Operasi Windows
    • Win 7
    • Win 8
    • Win 8.1
    • Win 10
    • Win Server 2008
    • Win Server 2012

  • Sistem Operasi Linux
    • Ubuntu 14.04
    • Ubuntu 15.10
    • Ubuntu 16.04

Sepengalaman saya, untuk OS Windows, tutorial ini dapat digunakan di hampir segala jenis windows. Sedangkan untuk OS Linux, Saya baru mencoba untuk 3 Jenis OS Ubuntu seperti tersebut di atas.

Pada Tutorial kali ini akan saya jelaskan step by step instalasi Odoo pada Sistem Operasi Windows

Langsung saja ya..

Langkah 1 :
Download odoo terbaru. Ada 2 Cara :
  1. Kunjungi situs resminya di https://www.odoo.com/page/download lalu silahkan ikuti langkah-langkah yang ditunjukkan.
  2. Melalui Link alternatif dengan klik di sini 
Setelah download selesai anda akan mendapatkan file berbentuk .exe yang bisa langsung anda jalankan,


Lalu ikuti langkah yang ada sampai diberi pilihan Type of Install, jika anda belum berpengalaman menginstall odoo silahkan langsung pilih All in One, namun jika pada PC anda sudah terdapat Database PostgreSQL dan anda berencana melakukan konfigurasi sendiri silahkan pilih Server Only.


Klik Next... setelah itu anda diminta mengisi konfigurasi database beserta username dan password


Lalu klik next, dan terakhir anda diminta menentukan letak folder dimana anda akan melakukan instalasi Odoo, letak default ada di program files(x86), lalu klik install dan tunggu sampai selesai...

Setelah selesai, jika tak ada masalah anda bisa langsung buka browser dan ketik alamat http://localhost:8069 atau bisa juga dengan ketik alamatIP:8069 sebagai contoh IP saya 192.168.1.2:8069.

Selanjutnya secara default jika anda belum pernah membuat database odoo, anda akan langsung diarahkan ke alamat http://192.168.1.2:8069/web/database/manager atau http://localhost:8069/web/database/manager

Berikut Tampilannya, jika sudah tampil seperti ini berarti anda telah sukses melakukan instalasi Odoo/OpenERP 9


Untuk membuat database baru silahkan isi Database Name, Email, Password, Language dan Country disesuaikan keinginan Anda.

NB:
  1. Setelah anda membuat database baru anda akan langsung Ter-Login sebagai administrator, jika anda LogOut dan ingin masuk kembali ke aplikasi silahkan gunakan email dan password yang sudah anda buat sebelumnya.
  2. Setelah membuat database baru, apabila anda ketikkan alamat pada browser http://localhost:8069 atau http://192.168.1.2:8069 anda akan langsung di-direct ke halaman login dari database yang anda buat, untuk melakukan pengaturan database (create, backup, delete) anda harus mengetikkan alamat lengkapnya di http://192.168.1.2:8069/web/database/manager atau http://localhost:8069/web/database/manager

Sekian.

Jumat, 27 Mei 2016

Gudang di atas Lemari

Pembaca mungkin sedikit bingung dengan judul di atas ya.. Gudang kok di atas lemari? maksudnya bagaimana? Tapi sebelum saya menjabarkan maksudnya, saya ingin memperkenalkan diri saya pada para reader setelah beberapa kali menulis artikel di blog ini.

Nama saya Nelita Enggasari. Saya memiliki beberapa nama panggilan; di keluarga saya biasa dipanggil Lita, di kalangan teman kebanyakan memanggil Nelit dan Neli (tanpa "t"), pun ada pula yang memanggil Sari. Disamping itu ada panggilan - panggilan unofficial seperti Babon, si-Lit, dan sebagainya yang sebenarnya cukup kurang enak didengar (tapi yasudahlah..). Usia saya saat ini di tahun 2016 akan menginjak 28 tahun. Status saya adalah Alhamdulillah (maaf ya para Jones hehe) sudah menikah dengan penulis blog ini juga (namanya bisa diliat di artikel sebelumnya :p). Saat ini saya baru (saya katakan baru karena saya tidak tahu rencana Tuhan di masa depan hihi..) memiliki 2 orang putri yang lucu dan cantik serta lebih mirip ayahnya. Yang pertama bernama Librasoka Guarna Tradelva (4.5 tahun) dan si baby, Q Eltezya Arecta Vizlena Zima yang baru berumur 2 bulan belum ada. Saat ini, main job saya adalah fulltime & breastfeeding Mom alias ibu rumah tangga yang sedang menyusui. Job lainnya ya nulis ini blog. Sebelumnya saya pernah menjadi working mom beberapa tahun dan memutuskan resign karena alasan ingin memberikan perhatian penuh ke anak dan mengasuhnya sendiri. Akan tetapi dalam hati yang paling dalam saya ingin menjadi mom-preneur sambil menularkan ilmu - ilmu yang saya miliki kepada orang lain, istilahnya berniaga sambil mencari pahala (halah..). Oya, saya adalah lulusan Teknik Industri di Universitas paling tua dan sepertinya cukup terkenal - dan dikenal sebagai kampus yang masuknya susah, silakan ditebak sendiri - di Yogyakarta. Meskipun job - job yang pernah saya jalani kurang ada hubungannya dengan bidang studi kuliah saya dulu, tetapi semangat untuk mempelajari hal baru membuka cakrawala pengetahuan saya lebih luas dari ilmu yang pernah saya terima di perkuliahan.
Yah itulah sekilas tentang saya, jika ingin mengenal lebih dalam atau konsultasi bisa inbox di FB saya haha.

Kembali ke judul ya..begini ceritanya, saat ini saya masih tinggal di tengah kota Semarang yang panas dan banyak nyamuknya bersama mertua. Berhubung saya baru saja memiliki bayi, tentu saja barang - barang menjadi bertambah yang mengakibatkan saya harus memutar otak untuk mencari tempat meletakkan dan menata barang - barang yang sudah jarang digunakan. Well, mungkin para emak - emak lain mengerti dan mengalami hal yang sama seperti saya. Kebetulan sekali gudang rumah di tempat kami sudah sangat penuh oleh barang - barang nostalgia nan jadul milik mertua. Konsekuensinya sebagian barang - barang milik saya dan suami jadi tidak bisa di deportasi dari kamar menuju gudang belakang. Jika saya tata semua barang di lantai, faktanya akan sangat memakan tempat, dan hal ini membuat saya mendadak menjadi extreme-opportunist karena selalu mencari celah - celah yang bisa dijejali barang - barang, entah itu melanggar estetika tata letak, feng sui atau tidak hehe.. Ketika hopeless karena tidak ada lagi space kosong di bawah, jadilah mata ini tertuju pada atas lemari yang masih polos.. sayang sekali jika tidak dimanfaatkan untuk menaruh (lebih tepatnya menumpuk) sesuatu, lumayan lah lantai bisa lebih free. Dari sini lahirlah istilah "gudang di atas lemari". Dari mulai barang - barang besar seperti koper, tas, box bekas (yang antara isi dan kotaknya sudah tidak sesuai lagi tentu saja), dokumen, sampai barang kecil seperti jepit rambut dan peniti bertengger dengan manis di atas lemari pakaian.. Menurut saya hal ini sangat sesuai dengan prinsip efisiensi dan konsep 5R  (ringkas, rapi, resik, rawat, rajin). Sama seperti idealnya bentuk tubuh, prinsip gudang di atas lemari mengikuti tren arsitektur masa kini dimana ruangan bukan lagi berkembang ke samping tapi ke atas..seperti sebuah jargon dari iklan susu xxx. Ya akan tetapi tetap saja gudang KW ini memiliki kelemahan seperti kurang sesuai dengan prinsip ke-ergonomis-an, secara kalau mau ambil barang harus naik kursi atau tangga hehe. Selain itu gudang di atas lemari tidak semua dapat diterapkan pada lemari, sekali lagi tergantung bahannya. Ya kebetulan saja lemari kami terbuat dari kayu jati dimana tinggi gudang di atasnya hampir sana dengan tinggi lemari itu sendiri hehe.. But at least saya tidak perlu susah - susah memindah barang ketika ingin membersihkan lantai. 

Semoga hal ini bisa menjadi inspirasi bagi para pembaca yang memiliki keterbatasan luas rumah tetapi memiliki barang - barang besar yang sangat banyak. Akan tetapi, kembali ke prinsip kepemilikan barang, saya tetap menganjurkan pembaca untuk tidak memiliki barang - barang besar dengan jumlah yang banyak, optimalkan segalanya supaya tidak terjadi pemborosan, hibahkan kepada yang memerlukan jika sudah jarang terpakai agar ruangan kita tetap terkesan lega, bersih dan nyaman. Sekian.

Salam.

Rabu, 25 Mei 2016

Efek Samping Sukses

Sukses = Senang
Sukses = Sedikit Masalah
Sukses = Dihormati
Sukses = Keren
Sukses = Banyak Teman
Sukses = Dipuji

Itu semua yang saya tuliskan semoga mewakili pendapat anda yang sangat menginginkan kesuksesan. Amin.

Saya memang hanya bisa mengamini, tapi belum tentu alam semesta juga mau ikut mengamini ya..haha. Itulah yang akan sedikit saya sharing disini, bahwa dalam sebuah kesuksesan persamaan-persamaan diatas tidak semuanya berlaku, bahkan ada beberapa pengalaman orang dimana tidak satupun persamaan diatas berlaku. Loh, kok bisa ya?, tapi sayang sekali pertanyaan itu hanya bisa dijawab orang yang mengalaminya sendiri.hehe.

Kembali ke topik utamal dimana alam semesta belum tentu mau ikut mengamini persamaan yang saya tuliskan diatas terhadap orang "sukses" sehingga ada efek samping kesuksesan. Mengapa?

Yang pertama, 
Alam semesta mungkin kurang merestui,... Kita ambil contoh persamaan 1(satu), hukum sebab akibat alam semesta mungkin tidak mengenali kesuksesan sebagai sebab kesenangan, mengapa? karena perilaku orang sukses tidak terdeteksi alam semesta sebagai sebab yang akan mengakibatkan kesenangan, atau mungkin malah terdeteksi sebagai perilaku orang sombong atau malah sebagai orang boros yang mengakibatkan kesusahan...hehe.. semoga kita semua tidak begitu. Amin.

Yang kedua,
Kepuasan adalah parameter yang murni berasal dari diri kita sendiri, orang lain tak ada sangkut-pautnya. Sebaliknya, sukses adalah parameter turunan yang tercipta karena anggapan orang lain terhadap kita, jadi penilaian sukses atau tidaknya seseorang bukan dari diri sendiri melainkan dari manusia lain. Anda tidak berhak mengklaim anda sukses jika tak seorangpun mengatakan anda sukses. Jika memahami kalimat tersebut berarti anda juga memahami tidak semua orang yang anda anggap sukses juga menganggap dirinya sendiri sukses, bisa jadi mereka malah menganggap dirinya telah gagal. Ketidak sinkronan antara anggapan diri sendiri dan orang lain itu yang memicu banyaknya orang yang dianggap sukses oleh publik yang ternyata "gagal" dalam kehidupan pribadinya. Karena hal ini pulalah orang yang mengejar predikat sukses dari orang lain seakan tak mengenal kata puncak, kurang..kurang.. dan selalu kurang dalam mencari kesuksesan. Jadi saran saya, jangan cari kesuksesan, carilah kepuasan. Amin. :p

Yang ketiga,
Adanya efek samping dari kesuksesan yang jarang disadari oleh orang sukses. Pada umumnya (memang tidak terjadi pada setiap orang sukses), ketika kita berpredikat sukses, diikuti juga dengan revolusi kehidupan kita, dari sehari-hari naik motor sekarang kemana-mana naik mobil, dari rumah kecil di perkampungan sekarang tinggal di rumah mewah kompleks elit, dari nongkrong di angkringan tiap malam sekarang ketemu bos-bos perusahaan di cafe tiap malam. Nah, revolusi kehidupan itu memicu perubahan diri menuju arah yang "berbahaya", tak jarang sahabat-sahabat terdekat kita merasa kehilangan kita saat kita sudah berpredikat sukses, namun sejatinya kitalah yang kehilangan mereka, kita juga kehilangan motor butut kesayangan kita dimana saat itu kita rajin bangun pagi sekedar membersihkan businya yang sekarang tak pernah lagi kita lakukan karena mobil baru tak perlu setiap hari dibersihkan businya, kita juga kehilangan rumah kecil kita diperkampungan dimana saat itu ada kegiatan arisan rutin bulanan yang wajib diikuti dan sekarang di komleks elit tetangga-tetangga sangat individualistik dengan segala keegoisannya, kita juga kehilangan teman-teman nongkrong yang selalu siap mendengarkan keluh kesah kita dan meski sekarang teman kita berganti bos-bos perusahaan besar nan "berkualitas" ternyata ada penurunan kualitas hubungan pertemanan jika dibandingkan dengan kehidupan pra-sukses. Intinya kita berpotensi kehilangan lebih banyak hal dibandingkan mendapat hal baru ketika kita mendapat predikat sukses, apalagi bagi kita yang bernafsu mempertahankan predikat tersebut. Semoga ketika sukses, kita sadar akan hal-hal ini. Amin.

Saya kira cukup sekian sharing saya hari ini, semoga ada manfaatnya bagi para pembaca. Amin.

Salam.

Sisi Lain Microsoft Office (Part 2)

Jika part sebelumnya kita mengulik lebih dalam tentang Microsoft Office secara keseluruhan, maka pada part kali ini saya mengajak pembaca untuk menelaah apa sih hebatnya Microsoft Excel.

Sebagian besar dari kita yang sering mengerjakan laporan keuangan, membuat tabel dan grafik atau pekerjaan yang melibatkan banyak angka dan perhitungan tentu sangat mengenal salah satu software dalam paketan Microsoft Office ini. Software ini cukup diandalkan untuk membantu pekerjaan - pekerjaan seperti yang telah disebutkan sebelumnya dan ini memang fakta. Akan tetapi, jika kita mau menjelajah lebih dalam tools atau menu - menu di dalamnya,  bahwa terdapat banyak fitur lain yang lebih advance ketimbang hanya sekedar membuat tabel atau grafik dan perhitungan matematika dasar yang notabene-nya masih bisa dikerjakan secara manual.

Mungkin yang paling umum dan banyak kita ketahui adalah fungsi / rumus SUM (penjumlahan baris / kolom), COUNT (penjumlahan banyak data dalam baris / kolom), atau IF (pengkondisian). Itu baru sebagian, dan menurut pengalaman saya hanya digunakan untuk perumusan yang sederhana.

Dalam beberapa kasus perkantoran yang rumit, anda perlu membuat perumusan IF dengan 7 tingkat (untuk versi MS.Office 2007 maksimal hanya mendukung 7 tingkat) ataupun lebih dari 7 tingkat dengan menggunakan versi 2010 ke atas. Dan pada proses pembuatan formula tersebut tidak dapat dipungkiri itu sangat menuras tenaga dan waktu kita. Mungkin anda akan membutuhkan waktu berjam-jam, itu belum termasuk menguji coba formulanya apakah outputnya sudah sesuai yang diharapkan, nah setelah selesai dan di uji coba, baru kemudian akan terasa manfaatnya dimana anda tinggal melakukan input satu atau dua data dan excel akan menghitung outputnya secara otomatis sesua formula yang telah anda buat sebelumnya, dan tentu saja akan mempermudah pekejaan-pekerjaan anda di masa mendatang.

Dan para pembaca, tahukah bahwa MS. excel bisa membantu kita untuk membuat template form database seperti yang biasa dikerjakan dengan bantuan software pemrograman seperti Foxpro atau visual basic? Meskipun secara tampilan lebih sederhana, MS Excel mampu mengakomodasi hal tersebut.

Berdasar dari pengalaman saya, membuat database seperti sistem penggajian karyawan atau payroll tidaklah sesulit yang selama ini kita bayangkan. Hanya dengan penguasaan dari pengembangan rumus IF kita dapat membuat form yang nantinya dapat memudahkan perhitungan gaji dengan input data berdasarkan parameter - parameter yang sudah ditetapkan seperti komponen gaji pokok dan tunjangannya sesuai dengan golongan karyawan tersebut. Akan tetapi  tidak banyak rekan sesama kerja yang mengerti penerapan rumus - rumus excel seperti ini dan menyerahkan sepenuhnya pada software pemrograman yang lebih advance atau membeli program jadi. Itu baru satu contoh.

Bagi Anda yang hobi pemrograman, maka MS Excel mungkin bisa mengakomodasinya. Hal ini dikarenakan perusahaan Microsoft telah memasukkan  bahasa pemrograman berbasis Visual Basic (VBA) di dalamnya. dan hal ini terus diperbaharui seiring versi - versi terbaru MS Excel. Dengan demikian, kita cukup terbantu dengan adanya integrasi semacam ini dalam satu software whole package - setidaknya tidak perlu menginstalasikan software khusus Visual Basic :) -

Bagi Anda para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi atau Anda yang bekerja dengan data yang sangat banyak pastilah mengenal program SPSS. Program penunjang statistik ini memang sangat populer dikarenakan tools - toolsnya yang sangat powerful. Lalu bagaimana dengan MS Excel sebagai software perkantoran? Jangan salah, MS Excel pun memiliki tools - tools dasar untuk statistik tingkat dasar hingga lanjut, seperti rumus statistika umum untuk menghitung standar deviasi suatu kumpulan data (STDEV), menghitung varian (VAR), mengetahui data terbanyak maupun rata - rata suatu range data (MODE & AVERAGE), itu belum termasuk tools-tools yang disembunyikan microsoft (maksudnya dalam kondisi instalasi standar tidak diaktifkan, tetapi dapat diaktifkan secara manual)

Lebih lanjut lagi MS Excel juga memiliki fungsi - fungsi statistik lanjutan misalnya menguji distribusi data dengan begitu banyak metode seperti Weibull test (WEIBULL.DIST), Z-test (Z.TEST), t - test (T.TEST). Demikian juga untuk mengetahui independensi data dengan Chi-Square test (CHISQ.TEST) dan koefisien korelasi antar data (CORREL), dan masih banyak fungsi - fungsi lain yang tidak dapat saya jabarkan satu per satu di blog ini.

Belum lagi bagi anda para engineer dan analis keuangan, MS Excel menyediakan fungsi - fungsi yang dapat mempermudah kerja Anda. Dari hal - hal yang sudah saya sebutkan di atas, Microsoft Excel tidak bisa diremehkan atau dipandang sebelah mata hanya karena image kebanyakan sekarang adalah "bikin tabel pake Excel". Tapi jika kita mau mempelajari, paradigma akan beralih menjadi "wah Excel ternyata bisa bantu buat sistem di perusahaan". Karena ada lebih dari 450 rumus atau fungsi yang bisa kita gali lebih dalam lagi di dalam MS Excel yang saya sendiri pun masih belajar untuk dapat mengaplikasikannya.